Kondho Raharjo==>ROBAELI NDRURU ; Pembudidaya Durian Kuning Menoreh

10/02/2011 07:52:53 KALAU berniat mencari bibit durian unggul,sepertinya tak usah jauh-jauh memikirkan datang ke Thailand. Di Menoreh Seed, pusat pemasaran tanaman buah yang dikelola oleh Robaeli Ndruru (32), banyak dikembangkan berbagai macam bibit unggul asli perbukitan Menoreh. Salah satunya adalah durian Menoreh kuning yang bersertifikat unggul nasional. Rob, demikian panggilan akrab laki-laki kelahiran Pulau Nias ini, memilih lahan belakang Pasar Tani Pakem di Jalan Kaliurang Km 19 Dusun Purwodadi, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, sebagai tempat untuk membudidayakan dan memasarkan bibit buah unggul tersebut. ”Durian Menoreh kuning pertumbuhannya cepat, tahan penyakit dan mudah dipelihara. Umur 6-7 tahun sudah menghasilkan buah dengan rasa dan aroma yang khas. Buahnya besar dan banyak, berdaging tebal dan bertekstur mentega,” ujar bapak satu anak yang tengah menunggu kelahiran anak keduanya ini. Rob yang juga masih menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta ini mengaku tertarik untuk mengembangkan berbagai macam tanaman buah unggul dari Kalibawang (Kulonprogo) dan perbukitan Menoreh. Sebab di wilayah tersebut, ternyata banyak pohon-pohon buah unggul yang pantas dikembangkan ataupun dikoleksi oleh para pecinta tanaman buah. ”Ada banyak jenis bibit durian yang sedang saya kembangkan. Di antaranya durian Menoreh legit dan durian kuning mas. Ada pula durian petruk, montong dan sitokong yang telah lama beradaptasi dengan alam Menoreh. Kalau durian legit, sering pula disebut durian Kalibawang,” jelasnya. Selain itu, salah satu bibit yang cukup menarik di Menoreh Seed adalah bibit pohon jeruk Nambangan. Menurut Rob, jeruk ini satu jenis dengan jeruk Bali, namun lebih besar, isinya lebih merah dan lebih manis. ”Bibit ini belum banyak dikenal orang. Kalau dipelihara dengan baik di dalam pot, umur 2 tahun sudah berbuah,” sebutnya. Bibit tanaman buah dari Menoreh yang dikembangkan Rob lainnya, yakni alpukat ungu yang berdaging kesat dan enak walau tanpa ditambahi gula, berbagai jenis bibit kelengkeng, jambu air citra kancing, jambu sukun merah, mangga, rambutan rafia dan petai. Lalu kedondong mini, belimbing, sawo jumbo, srikaya jumbo, ‘pedaka’ (silangan nangka Menorah dan cempedak). Soal harga bibit, Rob mengaku tidak terlalu membandrol dengan harga mahal. Misalnya satu bibit durian umur 1,5 tahun, hanya dijual Rp 75 ribu. Bibit jeruk Nambangan harganya Rp 50 ribu. Bibit lainnya sekitar Rp 25 ribu. ”Bagi saya, yang penting semakin banyak masyarakat yang mau ikut mencintai dan melestarikan tanaman-tanaman buah unggul dari Menoreh, sebagai bagian dari keistimewaan alam di Yogyakarta. Sebab banyak pula orang dari luar Yogya yang datang untuk membeli dan memelihara di tempat asal mereka,” pungkasnya. (Hari S)-c KR-Hari Sunanto Robaeli Ndruru, pembudidaya bibit tanaman buah unggul dari Menoreh.

MENOREH SEED
Jln. Kaliurang KM 19
Pakem-Sleman Yogyakarta.

Phone:
Marketing Office: (0274) 7004879 / 081313888479