Latest Entries »

Khasiat Durian Bagi Kesehatan Manusia
By: Rob Ndruru (Pemerhati dan Pecinta Durian Menoreh Kualitas 1,2, dan 3)

Durian yang dikenal sebagai raja buah ini sangat digemari oleh banyak orang karena memiliki sensasi rasa yang istimewa.  Misalnya Durian Menoreh yang aduhai enaknya dengan tekstur yang lembut dan aroma wangi menggoda hingga semua orang tergila-gila untuk menikmatinya lagi dan lagi. Secara khusus Durian Menoreh dari D.I. Yogyakarta ini memiliki rasa yang lezat dan aroma yang harum serta warna yang menarik. Penggemar durian dari seluruh tanah air tidak peduli lokasinya yang ada didaerah penggunungan Lereng Menoreh Kalibawang dengan medan yang sulit dan  harga yang lebih mahal daripada durian lainnya.

Secara umum buah Durian sebagai makanan yang sehat yang memilik manfaat bagi kesehatan tubuh manusia bila dikonsumsi secara normal. Durian mengandung nutrisi  penting dalam jumlah
yang tinggi melebihi buah lain.
Berdasarkan hasil penelitian tentang kandungan gizi yang dimiliki durian, diantaranya: karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium (Ca), fosfor (P), asam folat, magnesium (Mg), potasium/kalium (K), zat besi (Fe), zinc, mangaan (Mn), tembaga (Cu), karoten, vitamin C, thiamin, niacin, omega 3 dan 6, dan riboflavin.
Berdasarnya kandungan yang dimiliki, Durian mempunyai manfaat-manfaat bagi kesehatan manusia sebagai berikut:
1.     Menghaluskan Kulit (Vitamin C 80%): Vitamin C merupakan faktor penting dalam pembuatan kolagen. Kita tahu bahwa kolagen adalah unsur yang penting untuk menjaga keremajaan kulit. Selain itu, kolagen juga berperan dalam tulang, tendon, ligamen dan pembuluh darah. Hal ini memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dan penyembuhan luka. Setiap satu cangkir durian mengandung vitamin C yang dapat memenuhi kebutuhan harian sebanyak 80 persen.
2.     Menyehatkan Pencernaan (Thiamin 61%): Durian kaya akan thiamin, salah satu vitamin B yang dapat menormalkan nafsu makan dan membantu menghasilkan asam klorida dalam lambung untuk pencernaan yang lebih sehat.
3.     Mengatur Kadar Gula Darah (Mangan 39%): Mangan adalah salah satu nutrisi yang dapat membantu mengatur kadar gula darah. Durian adalah salah satu buah yang kaya akan kandungan mangan.
4.     Membantu Melawan Depresi (Vitamin B6 38%): Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang kekurangan asupan vitamin B6 akan lebih mudah mengalami depresi. Vitamin B6 yang cukup setiap hari penting untuk memproduksi hormon serotonin, yaitu hormon yang membuat suasana hati lebih baik.
5.     Mengurangi Sembelit (Serat 37%): Durian adalah buah yang kaya serat dan karbohidrat kompleks yang menyerap air dan mengembang dalam saluran pencernaan. Membuat pencernaan lebih lancar dan mencegah terjadinya sembelit.
6.     Menjaga Kesehatan Tulang (Kalium 30%): Durian juga merupakan buah yang kaya akan kalium. Walaupun selama ini nutrisi yang paling dikenal untuk menjaga kesehatan tulang adalah kalsium, kalium juga memiliki peran yang penting dalam penyaluran kalsium dalam tubuh.
7.     Meringankan Migrain (Riboflavin 29%): Bila Anda menderita migrain, makan durian dapat membantu meringankan sakit kepala. Riboflavin yang terkandung di dalam durian mampu mengatasi sakit kepala akibat migrain.
8.     Menjaga Tiroid Agar Sehat (Tembaga 25%): Banyak orang yang berpikir bahwa satu-satunya nutrisi untuk menjaga kesehatan tiroid (kelenjar gondok) adalah yodium. Padahal, tembaga juga merupakan nutrisi yang berperan dalam metabolisme tiroid, terutama dalam memproduksi dan menyerap hormon.
9.     Menjaga Kehamilan Tetap Sehat (Folat 22%): Durian merupakan buah yang kaya folat, salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan wanita hamil. Folat penting untuk pertumbuhan jaringan janin dan melindunginya dari gangguan perkembangan otak serta menjaga perkembangan tulang belakang janin. Tapi hati-hati bagi ibu hamil penderita darah tinggi, konsultasikan pada dokter sebelum memutuskan makan durian.
10.  Menjaga Kesehatan Otot dan Saraf (Magnesium 18%): Durian merupakan sumber magnesium yang bertindak sebagai penjaga kesehatan sel saraf. Selama sel-sel saraf bekerja aktif, maka kontraksi otot akan semakin baik.
11.  Obat Luka.
12.  Dll
Dengan mengenal kandungan dan manfaat Durian yang telah disebutkan di atas, sebagai referensi didalam memanfaatkan buah yang diberikan Tuhan secara baik dan benar. Dan terlebih juga supaya semakin memiliki kesadaran dan ketertarikan untuk menanam da: n membudidayakan Durian Menoreh khususnya yang memiliki rasa,warna dan kualitas yang tinggi bila dibandingkan dengan durian lainnya. Pemebelian benih/bibit Durian Menoreh yang asli hanya ada di M-SEED Pusat Budidaya dan Pemasaran Durian Menoreh Resmi.MENOREH SEED – HORTI
Spesifikasi “Durian Menoreh” Kualitas 1,2, dan 3
SKPBH No. 001/Pe / Perseorangan/DIY/ 01.2013
Sertifikat Kompetensi Pengedar Benih Hortikultura (SKPBH)
Jln. Kaliurang KM 19 Pakem DIY
Hp: 081313888479/
Tlp: 0274 7004879
http://www.durianmenoreh.com/
e-mail: durianmenoreh@ymail.com

Rob Ndruru – Pecinta dan Pemerhati Tanaman Buah Unggul M-SEED-
Spesifikasi “Durian Menoreh” Kualitas 1,2, dan 3
SKPBH No. 001/Pe / Perseorangan/DIY/ 01.2013
Sertifikat Kompetensi Pengedar Benih Hortikultura (SKPBH)
Penyedia/pengedar bibit/Benih Bersertifikan Hortikultura Jln. Kaliurang KM 19 Purwodadi GAPOKTAN, Pakem, Sleman, D.I. YOGYAKARTA Kontak; 081313888479/ 087843190808 Email: durianmenoreh@ymail.com

3 Penikmt Durin MK

 

 

4 Buah DMK utuh

ATENTION !!!!!!! Suka pertanian dan mau berkebun? Yuk bagi yang sudah lama dan masih mencari bibit/ Benih Durian Unggul kualitas terjamin dengan system budidaya organic sehingga daya tahan terhadap musim lebih tinggi. DURIAN MENOREH KUNING, Sudah mulai tersebar dalam dan luar Negeri dengan predikat varietas Durian Nusantara kualitas terbaik Nasional. Bagi bapak/ ibu saudara/i dan handai taulan yang berminat pesan segera ya. Kita sedia juga Benih Durian Menoreh Kuning Kaki Tiga, Ingat stok terbatas. Sistem budidaya dan perawatan kita sediakan.  Kita juga menyediakan Bibit tanaman lainnya seperti: Alpukat, Kakao, Sirsat, Jambu Dalhari, dll. Kita siap mengirim dalam dan luar Kora. Oke,  Beli di Menoreh Seed aja ya: http://www.menorehseed.com

Info lanjut:

Web: durianmenoreh.com

e-mail: durianmenoreh@ymail.com

Tlp: 0274 -898641

Hp: 0813 1388 8479/ 0878 4319 0808

Pusat Tanaman Berbagai Macam Buah Unggulan Nasional
  Izin Resmi Usaha: SKPBH No. 001/Pe / Perseorangan/DIY/ 01.2013

By: Rob N (Pemerhati dan Pengedar Tanaman Buah Unggul Resmi)

Durian Menoreh Kuning adalah salah satu Varietas Durian yang paling digemari konsumen Nusantara dari Luar Negeri.

SK Menteri Pertanian:  No. 316/kpts/SR.120/5/2007.

Durian  Menoreh Varietas terunggul SNI dalam segi rasa, warna, wangi, pertumbuhan yang cepat , kemampuan beradaptasi tinggi, ketahanan hama,  dll.

Varietas durian Menoreh Kuning sebagai varietas lokal D.I. Yogyakarta Indonesia terunggul Nasional dalam uji budidaya dan DNA dengan berkualitas export.

Benih yang berasal dari M-SEED Pusat Budidaya Durian Menoreh tunggal dengan izin resmi dari Pemerintah daerah sebagai pelestarian Varietas Unggul.

Hamparan Benih Durian Menoreh Kuning Kaki Tiga Milik M-SEED

Dari sisi nilai jual; Benih durian Menoreh dibandrol dengan harga sekitar: Rp. 75.000- Rp. 1.500.000 per batang, dari pusat budidaya beersertifikat.

Hasil Uji Budidaya ditemuakan bahwa  Durian Menoreh memiliki keunggulan yang tidak dimiliki varietas Durian yang ada di Nusantara termasuk dari Luar Negeri:

buah Menoreh Kuning by Rob N

1. Gampang dalam membudidayakan/mudah hidup.
2. Mudah dalam pemeliharaan.
3. Tahan hama penyakit, mis. lalat buah.
4. Umur produksi panjang; 50- 100 tahun.
5. Percabangan kuat dan kokoh.
6. Cepat berbuah.

7. Buah relatif besar 3,5 kg- 5 kg.
8. dll.

Point-point keunggulan di atas sebagai rekomendasi bagi para pengusaha dan penggemar durian lokal berkualitas dan digemari banyak konsumen dalam dan luar negeri untuk yakin dan percaya terhadap Durian Menoreh yang sudah teruji keunggulannya.

Pesan bibit/Benih Buah Unggul:
Hanya di M-SEED – Pusat Budidaya Durian Menoreh Resmi, jaminan Kualitas 100%, siap pendampingan teknologi budidaya Durian Menoreh yang sudah teruji dalam medan dan waktu, benih bersertifikat lulus uji dari BPSB.
Telp: 081313888479/087843190808 (M-SEED)
info lanjut:
Jln. Kaliurang KM 19 Pakem DIY
Hp: 081313888479/ 087843190808
Tlp: 0274 898641 http://www.durianmenoreh.com/
e-mail: durianmenoreh@ymail.com

M-SEED adalah perusahaan Pemasaran produk dan layanan dalam bidang Hortikultura terunggul Nasional. Dengan spesifikasi yang dibidangi adalah Durian Menoreh JKL (Durian Menoreh Jambon, Durian Menoreh Kuning, dan Durian Menoreh Legit).

M-SEED adalah perusahaan Pemasaran produk dan layanan dalam bidang Hortikultura terunggul Nasional. Dengan spesifikasi yang dibidangi adalah Durian Menoreh JKL (Durian Menoreh Jambon, Durian Menoreh Kuning, dan Durian Menoreh Legit).

Peta ke lokasi: M-SEED Jln kaliurang KM 19 Pakem Yogyakarta

Durian Menoreh
Turun Gunung

Oleh trubus

Pantas keluarga Mbah Mangun bersedih ketika pohon Durio zibethinus raksasa itu ditebang. Buah dari pohon itu sangat enak. Ia dikenal sebagai durian terbaik di kaki Gunung Menoreh. Itulah kebanggaan keluarga kami, kata R Sukidal, cucu buyut Mbah Mangun, dalam bahasa jawa yang kental. Karena menjadi barang yang berharga, pohon durian generasi kedua itu diwariskan turun-temurun layaknya keris pusaka. Dari Mangun diturunkan kepada putranya Darmo, lalu diwariskan lagi ke Sidem. Terakhir menoreh kuning menjadi milik Sukidal, putra Sidem.

Penasaran atas nama besar menoreh kuning, Trubus menyempatkan diri menyusuri kaki Gunung Menoreh pada November 2005. Tak peduli dengan cuaca mendung hampir hujan, Trubus membonceng sepeda motor yang melaju dari Yogyakarta menuju Dusun Potronalan, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo. Letaknya sekitar 15 km dari Kulonprogo ke arah Utara. Perjalanan itu melewati jalur sempit, berbukit, dan berkelok.

Perburuan itu tak sia-sia karena pohon menoreh kuning sedang berbuah lebat dan Sukidal berada di tempat. Ia segera menyuguhkan 3 menoreh kuning jatuhan kepada kami. Aroma harum menguar begitu buah dibelah. Warna daging buah kuning cerah-layaknya mentega-yang memikat itu ternyata tak berbohong. Pasalnya, rasa kesat, manis, dan legit melekat di lidah kala dicicipi. Ia kian lezat karena halus tak berserat. Karena warna kuning itulah, kerabat lai warisan Mbah Mangun itu disebut menoreh kuning.
Diburu konsumen

Menurut Sukidal, sebetulnya nama menoreh kuning disematkan pada durian yang tumbuh di kaki Gunung Menoreh yang berdaging kuning. Namun, sejak lama mania durian di Magelang dan Kulonprogo merasa tak puas sebelum mencicipi durian dari pohon Sukidal yang berada di pinggir jalan jalur Ngeplang-Muntilan. Yang suka durian pasti menyempatkan datang sendiri ke sini. Jadi saya tak perlu susah-susah menjual, katanya.

Walau nama besar menoreh kuning sudah tak diragukan lagi di kalangan pecandu durian, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo tak percaya begitu saja. Pada 2000 Pemda menggelar lomba untuk menentukan durian terbaik di seantero Kulonprogo. Di situlah terbukti, menoreh kuning mampu menaklukan menoreh jambon-salah satu durian yang juga terkenal di kaki menoreh. Ia juga mengalahkan durian lain yang tumbuh di luar kawasan Gunung Menoreh.

Menurut Agus Langgeng Basuki, kepala Sub Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Kelautan Kabupaten Kulonprogo, sejak itulah menoreh kuning disiapkan sebagai calon varietas unggul nasional. Ia berbeda dengan durian lain karena mempunyai ciri khas: daging buah berselaput membentuk lapisan. Dari satu juring buah muncul pongge yang berlapis. Pada sebagian buah, terbentuk 3 lapisan pongge. Itu jarang ditemukan pada durian lain, katanya. Karena kelebihannya itu nama menoreh kuning tak hanya berkibar di penikmat buah durian, tapi juga di kalangan penangkar di Jawa Tengah. Kini permintaan bibit mencapai 1.000-1.500 buah per tahun.
Masih subur

Pohon induk tunggal menoreh kuning tumbuh menjulang setinggi 25 m. Butuh 2 orang dewasa untuk memeluk batangnya yang berdiameter 112,5 cm. Walau telah berumur 155 tahun pohon itu tetap sehat. Saya rutin merawatnya karena pohon warisan, kata Sukidal. Pupuk kandang sebanyak 2 karung dicampur sekantong garam dibenamkan di sekeliling batang setiap masa panen usai.

Pengamatan tim monitoring menoreh kuning yang berasal dari peneliti multidisiplin menyebutkan, produksi pohon selama 4 tahun terakhir mencapai 300-500 buah per tahun. Ia juga cocok ditanam di daerah berketinggian 500-1.000 m dpl dengan ketersediaan hara dan air yang cukup. Temperatur untuk pertumbuhan berkisar 20-30oC.

Munculnya menoreh kuning di jagad perbuahan menjadi kabar baik buat pencinta buah-buahan. Ia layak disejajarkan dengan varietas unggul nasional lain seperti petruk, sunan, dan sukun yang telah dilepas sebelumnya. Kini satu-satunya harapan Mbah Mangun 150 tahun silam itu tengah turun gunung untuk bersaing merebut gelar varietas unggul nasional

Copyright: http://www.indonesiaindonesia.com/f/8184-durian-menoreh/

MENOREH SEED
Jln. Kaliurang KM 19
Pakem-Sleman Yogyakarta.

Kantor Pemasaran: (0274)7004879/ 081313888479

Kondho Raharjo==>ROBAELI NDRURU ; Pembudidaya Durian Kuning Menoreh

10/02/2011 07:52:53 KALAU berniat mencari bibit durian unggul,sepertinya tak usah jauh-jauh memikirkan datang ke Thailand. Di Menoreh Seed, pusat pemasaran tanaman buah yang dikelola oleh Robaeli Ndruru (32), banyak dikembangkan berbagai macam bibit unggul asli perbukitan Menoreh. Salah satunya adalah durian Menoreh kuning yang bersertifikat unggul nasional. Rob, demikian panggilan akrab laki-laki kelahiran Pulau Nias ini, memilih lahan belakang Pasar Tani Pakem di Jalan Kaliurang Km 19 Dusun Purwodadi, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, sebagai tempat untuk membudidayakan dan memasarkan bibit buah unggul tersebut. ”Durian Menoreh kuning pertumbuhannya cepat, tahan penyakit dan mudah dipelihara. Umur 6-7 tahun sudah menghasilkan buah dengan rasa dan aroma yang khas. Buahnya besar dan banyak, berdaging tebal dan bertekstur mentega,” ujar bapak satu anak yang tengah menunggu kelahiran anak keduanya ini. Rob yang juga masih menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta ini mengaku tertarik untuk mengembangkan berbagai macam tanaman buah unggul dari Kalibawang (Kulonprogo) dan perbukitan Menoreh. Sebab di wilayah tersebut, ternyata banyak pohon-pohon buah unggul yang pantas dikembangkan ataupun dikoleksi oleh para pecinta tanaman buah. ”Ada banyak jenis bibit durian yang sedang saya kembangkan. Di antaranya durian Menoreh legit dan durian kuning mas. Ada pula durian petruk, montong dan sitokong yang telah lama beradaptasi dengan alam Menoreh. Kalau durian legit, sering pula disebut durian Kalibawang,” jelasnya. Selain itu, salah satu bibit yang cukup menarik di Menoreh Seed adalah bibit pohon jeruk Nambangan. Menurut Rob, jeruk ini satu jenis dengan jeruk Bali, namun lebih besar, isinya lebih merah dan lebih manis. ”Bibit ini belum banyak dikenal orang. Kalau dipelihara dengan baik di dalam pot, umur 2 tahun sudah berbuah,” sebutnya. Bibit tanaman buah dari Menoreh yang dikembangkan Rob lainnya, yakni alpukat ungu yang berdaging kesat dan enak walau tanpa ditambahi gula, berbagai jenis bibit kelengkeng, jambu air citra kancing, jambu sukun merah, mangga, rambutan rafia dan petai. Lalu kedondong mini, belimbing, sawo jumbo, srikaya jumbo, ‘pedaka’ (silangan nangka Menorah dan cempedak). Soal harga bibit, Rob mengaku tidak terlalu membandrol dengan harga mahal. Misalnya satu bibit durian umur 1,5 tahun, hanya dijual Rp 75 ribu. Bibit jeruk Nambangan harganya Rp 50 ribu. Bibit lainnya sekitar Rp 25 ribu. ”Bagi saya, yang penting semakin banyak masyarakat yang mau ikut mencintai dan melestarikan tanaman-tanaman buah unggul dari Menoreh, sebagai bagian dari keistimewaan alam di Yogyakarta. Sebab banyak pula orang dari luar Yogya yang datang untuk membeli dan memelihara di tempat asal mereka,” pungkasnya. (Hari S)-c KR-Hari Sunanto Robaeli Ndruru, pembudidaya bibit tanaman buah unggul dari Menoreh.

MENOREH SEED
Jln. Kaliurang KM 19
Pakem-Sleman Yogyakarta.

Phone:
Marketing Office: (0274) 7004879 / 081313888479

Pak Gito

Menoreh Seed

Yoga Putra [ kompas.com  Sabtu, 7 Februari 2009 | 00:10 WIB ] Pertengahan 1986 Petrus Sugito bertanya kepada seorang penjual buah, durian apa yang paling enak. Tak diduga, si penjual buah menyebut durian menoreh dari Kulon Progo. Jawaban sederhana itu justru membuatnya terperangah.

Gito, panggilannya, benar- benar tidak tahu bahwa ada jenis durian menoreh. Bahkan, itulah kali pertama dia mendengar nama durian menoreh. Padahal, dia adalah putra asli Kulon Progo.

Dia lahir dan besar di daerah Perbukitan Menoreh, lokasi penghasil jenis durian tersebut, tepatnya di Dusun Promasan, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gito lalu bercerita, percakapan singkatnya dengan si penjual buah puluhan tahun lalu itu telah menumbuhkan rasa penasaran dia terhadap durian menoreh. Ia juga mendapatkan informasi tambahan bahwa jenis durian itu amat langka di pasar karena masih tumbuh liar di hutan.

“Saya pikir, wah, durian menoreh adalah peluang bisnis yang potensial. Rasanya enak dan banyak diminati orang. Berarti durian tersebut harus bisa dibudidayakan,” tutur bapak tiga anak itu.

Berbekal keingintahuan yang besar, Gito yang dahulu bekerja sebagai petani ladang mulai gencar berburu durian menoreh. Ia memulai petualangannya pada awal tahun 1987.

Ditemani Ruwet Subiyanti, istrinya, ia kemudian merambah setiap sudut wilayah Kecamatan Kulon Progo yang berada di sekitar Perbukitan Menoreh, mulai dari Girimulyo, Kokap, Kalibawang, Samigaluh, Pengasih, sampai ke Nanggulan.

Lebih dari 700 buah durian masuk ke perutnya selama dua tahun masa perburuan. Dengan hanya mengandalkan ketajaman indra pengecapan dan penciuman, Gito berhasil menemukan tiga jenis durian menoreh yang paling enak. Ketiganya berasal dari Dusun Promasan dan Dusun Slanden di Desa Banjaroyo.

Tak berhenti sampai di situ, Gito lalu menanam biji durian menoreh di halaman rumah. Ia juga meminta potongan mata tunas di batang pohon indukan yang sudah tumbuh besar milik warga setempat, antara lain Noto Priyo, Sukidal, dan Kasiyatun.

“Pohon durian milik Noto Priyo itu daging buahnya tebal, sedangkan daging buah durian punya Sukidal warnanya kuning. Kalau daging buah durian milik Bu Kasiyatun warnanya jingga,” cerita Gito seraya memerinci keunggulan dari masing-masing pohon durian indukan itu.

Akan tetapi, menanam durian ternyata bukan perkara mudah. Dari 80 biji yang dia tanam, hanya enam yang bisa tumbuh. Setelah berusia dua minggu, pohon-pohon muda itu lalu disambung dengan mata tunas dari pohon indukan. Itu pun masih kerap gagal.

“Pokoknya, setelah mencoba tiga kali menanam biji dan menempelkan mata tunas, saya baru berhasil menumbuhkan 15 tanaman,” kata anggota Kelompok Tani Mamprih Subur itu.

Titik terang

Jerih payah Gito menemukan titik terang sekitar tahun 2000. Kabar keunggulan durian menoreh yang ia budidayakan tersiar ke mana-mana, termasuk ke telinga para pejabat Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulon Progo lalu meneliti durian menoreh dan mengusulkannya sebagai varietas durian unggul nasional. Usulan ini direspons pemerintah pusat.

Puncaknya, pada 8 Mei 2007 Menteri Pertanian menerbitkan surat keputusan yang isinya menyatakan, durian varietas menoreh kuning dan jambon (jingga) sebagai varietas unggulan nasional.

Durian menoreh dinilai unggul karena memiliki warna daging buah jingga dan kuning cerah, aromanya tajam, rasa manis, dan ukuran buahnya relatif besar. Lebih khas lagi, daging buah durian menoreh tebal, tak berserat, dan kesat. Daging buahnya mudah dipisahkan dari biji.

“Wah, saat itu saya bangga bukan main. Tidak sia-sia kerja saya selama 20 tahun, durian ndeso Kulon Progo bisa naik pamor ke tingkat nasional,” ujarnya.

Sejak itu Gito tak lagi menghabiskan waktu di ladang, ia merawat pohon-pohon durian. Belakangan ia sering berkeliling Kulon Progo dan kabupaten lain di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, bahkan hingga Thailand, berbagi ilmu menanam durian.

Gito juga membuka lapangan kerja baru di dusunnya. Tak kurang dari 50 warga, baik petani maupun bukan, dia libatkan dalam proses budidaya durian menoreh. Ada yang bertugas merawat bibit, menyemai benih, mengisi tanah ke dalam kantung plastik (polybag), dan sebagainya.

Setelah berusia 6-8 bulan, bibit durian menoreh siap dijual. Harganya mulai Rp 7.500 sampai Rp 35.000 per batang tergantung kualitasnya. Selama dua tahun terakhir, Gito menghasilkan 2.000 batang.

Modal koperasi

Peminat bibit durian menoreh cukup banyak, mulai dari warga DI Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Sumatera. Pembeli ditanggung tak akan kecewa karena bibit itu bersertifikat.

“Uang hasil penjualan bibit kami gunakan untuk modal koperasi yang juga akan kembali ke anggota dan warga sekitar. Kami tidak mengenal sistem penggajian,” tuturnya.

Meski sudah berhasil meraih pencapaian relatif besar, Gito tetap gelisah. Ia jengah dengan serbuan durian impor jenis monthong dari Thailand ke Indonesia.

“Ingin rasanya membuat para penggemar durian di Tanah Air berpaling ke durian menoreh,” katanya.

Sayangnya, durian menoreh hanya bisa hidup di daerah perbukitan dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Padahal, budidaya durian skala besar di atas bukit amat sulit lantaran luas hamparan lahan terbatas.

“Durian menoreh juga lambat berproduksi. Setelah enam tahun baru berbuah. Pohonnya tinggi-tinggi. Jadi petani sering sulit memanennya,” katanya.

Untuk menyiasatinya, Gito mengatur penyiraman dan pemberian pupuknya. Tanah di sekitar pohon tak boleh terlalu basah atau terlalu kering sebab tanaman bisa mati. Langkah lainnya adalah dengan memangkas pohon secara teratur agar buah durian mudah dipetik.

Saat musim berbuah yang berlangsung November hingga Februari, dari satu pohon durian bisa menghasilkan 50-100 buah. Harga jualnya Rp 25.000 hingga Rp 40.000 per buah. Dari hasil penjualan durian tersebut, para petani dapat meningkatkan taraf ekonomi rumah tangganya.

“Sudah bukan zamannya lagi petani hidup sengsara. Apalagi petani yang tinggal di daerah terpencil seperti saya. Kalau mau berusaha, petani juga bisa sejahtera,” kata Gito.

Ia bangga upaya yang berawal dari pekarangan rumah itu belakangan ini telah berkembang sedemikian rupa. Bibit durian menoreh kini bisa dijumpai dengan mudah nyaris di sepanjang jalan masuk Dusun Promasan.


Biodata

Nama: Petrus Sugito

Lahir: Kalibawang, Kulon Progo, DI Yogyakarta, 19 Oktober 1956

Istri: Ruwet Subiyanti (49)

Anak:

- Ida (24), (Rob Ndruru)

- Kristianto (21),

- Tri Cahyono (11)

Aktivitas:

- Petani durian menoreh

- Anggota Kelompok Tani Mamprih Subur

Pendidikan:

- SD Negeri Promasan, 1963-1969

- Kursus Pertanian Tanaman Tani, 1981

http://durianmenoreh.blogspot.com/

Jln. Kaliurang KM 19
Pakem-Sleman Yogyakarta.

Telpon: Kantor Pemasaran: (0274) 7004879/ 0813 1388 8479

Anda bingung? Butuh macam-macam Tanaman Hortikultura Untuk Koleksi atau Usaha?
Cari aja Di Menoreh Seet, Pasar Tani Jln. Kaliurang 19 Pakem Jogja. Bibit berkualitas dan berlabel, harga murah …
Dalam Promo: 10-25 % looooh Setiap pembelian Macam Tanaman.
Kontak:
0274 7004879/ 081313888479
Tersedia: Durian Menoreh Kuning (asli Jogja-Unggul Nasional), Durian Montong, Durian Kuning Mas, Durian Petruk, Durian Sitokong, Jambu Citra, Jambu Kancing, Jambu Sukun Merah, Jeruk lemon, Jeruk Sunkist, Jeruk Purut, Jeruk Sambal, Jeruk Siam, Klengkeng Aroma Durian, Klengkeng Diamon River, Kelengkeng Itoh, Klengkeng Kristalin, Klengkeng Pimpong, Klengkeng Puangrai, Mangga Arum Manis, Nangka, Pendaka, Pete, Sawo Jumbo, Sawo Manila, Rambutan Kelengkeng, Srikaya Jumbo, Belimbing, Bunga Kenanga, Bunga Kantil, Dondong Mini, Sukun, dll.

http://durianmenoreh.blogspot.com/

Rob N.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.